Home / Umum / Mengasah Public Speaking dan Patriotisme, PC PGRI Tiris Sukses Gelar Lomba MC dan Pembacaan Naskah Penting

Mengasah Public Speaking dan Patriotisme, PC PGRI Tiris Sukses Gelar Lomba MC dan Pembacaan Naskah Penting

Loading

Media NU Pakuniran,TIRIS, 20 November 2025 – Pengurus Cabang (PC) PGRI Tiris sukses menggelar serangkaian lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80. Bertema “Mengasah Public Speaking dan Patriotisme,” acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan. Kegiatan dipusatkan di Sekretariat PC PGRI Tiris, SDN Pesawahan, berlangsung meriah dan penuh makna.

Pembukaan Penuh Semangat oleh Ketua PC PGRI

Ketua PC PGRI TIRIS

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PC PGRI Tiris, Sudiono. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dan ujung tombak pembentukan karakter bangsa.

“Di usia PGRI yang ke-80 tahun ini, mari kita terus meningkatkan profesionalisme dan integritas. Lomba ini adalah wadah kita untuk menyalurkan bakat dan meneguhkan kembali komitmen kita pada nilai-nilai dasar negara,” ujar Sudiono.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ike Nurmalita, melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, menunjukkan semangat persatuan guru Tiris yang solid.

Empat Kategori Lomba Mencetak Guru Berkarakter

PC PGRI Tiris menyelenggarakan empat kategori lomba utama yang menarik partisipasi aktif anggota:

  1. Lomba Pembacaan Pembukaan UUD 1945
  2. Lomba Pembacaan Teks Proklamasi
  3. Lomba Master of Ceremony (MC)
  4. Lomba Nyanyi Solo

Dewan Juri Profesional Sampaikan Masukan Berharga

Guna memastikan objektivitas penilaian, PC PGRI Tiris menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidangnya. Juri yang bertugas meliputi Nurma Al Khosani (SDN Pabean), Sri Rohmani Catur (SDN Wonorejo), dan Samawi.

Mewakili dewan juri, Nurma Al Khosani menyampaikan kesan dan masukan, khususnya pada lomba Pembacaan Naskah Penting dan MC.

“Secara keseluruhan, penampilan para guru sangat memuaskan, menunjukkan persiapan yang matang. Namun, masukan kami adalah agar intonasi dalam Pembacaan UUD 1945 lebih ditekankan pada ketegasan, sementara untuk MC, penting untuk menjaga eye contact dan improvisasi yang lebih natural,” katanya. Ia berharap kegiatan ini terus menjadi tradisi untuk mengasah bakat guru.

Kesan dan Harapan dari Perwakilan Peserta

Acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta, yang merefleksikan suasana lomba yang inspiratif.

Novalia (SDN Segaran), Perwakilan Peserta Lomba MC: “Lomba ini sungguh menginspirasi! Saya merasa pengalaman ini tidak hanya meningkatkan teknik public speaking, tapi juga memupuk keberanian. Harapan kami, lomba MC ini dapat menjadi bekal bagi setiap guru untuk tampil lebih percaya diri di hadapan publik.”

Danang Supriyatno (SDN Jangkang II ), Perwakilan Peserta Lomba Pembacaan UUD 1945: “Saya merasa terharu dan bangga dapat membacakan Pembukaan UUD 1945 di momen HUT PGRI ke-80. Lomba ini mengingatkan kami betapa pentingnya peran guru dalam menjaga pilar-pilar kebangsaan. PGRI harus terus menjadi organisasi yang menjunjung tinggi patriotisme.”

Antusiasme peserta terlihat jelas, terutama pada Lomba Pembacaan Teks Proklamasi dan UUD 1945 yang berlangsung dengan khidmat. Sementara itu, Lomba MC dan Nyanyi Solo menyajikan suasana yang lebih dinamis dan penuh tawa.

Keberhasilan acara ini menandai komitmen PC PGRI Tiris untuk terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas guru, baik dari sisi kompetensi pedagogik maupun profesional, dalam menyambut satu abad usia bangsa.

Dengan suksesnya penyelenggaraan lomba ini, PC PGRI Tiris berharap dapat mencetak guru-guru yang tidak hanya kompeten dalam mendidik, tetapi juga berkarakter kuat dan bangga menjadi bagian dari PGRI.

AF / Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *