Media Nu Pakuniran, Tiris, 03 Januari 2026, – Terletak tepat di gerbang masuk obyek wisata populer Ranu Segaran, SDN Segaran, Kecamatan Tiris, terus berinovasi dalam mengembangkan potensi siswanya. Salah satu kegiatan unggulan yang kini tengah aktif dilaksanakan adalah pencak silat Pagar Nusa, yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah fisik sekaligus mental.
Kegiatan latihan silat ini dijadwalkan secara rutin setiap hari Sabtu dan diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6. Suasana halaman sekolah tampak hidup dengan semangat para siswa yang mengenakan seragam kebesaran Pagar Nusa, berlatih jurus demi jurus di bawah bimbingan pelatih berpengalaman.

Plt. Kepala Sekolah SDN Segaran, Syahri Fatimah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini. Menurut beliau, Pagar Nusa bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari penguatan karakter siswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler ini karena sejalan dengan penerapan kurikulum mendalam yang kami usung. Tujuannya adalah membentuk profil pelajar yang berani, disiplin, dan memiliki ketahanan mental yang kuat,” ujar Syahri Fatimah.
Selain pencak silat, SDN Segaran memiliki daftar kegiatan ekstrakurikuler yang sangat variatif untuk mendukung bakat minat siswa, di antaranya:
- Pramuka: Sebagai pilar kepanduan dan kemandirian.
- Tahfidz: Fokus pada pembentukan karakter religius melalui hafalan Al-Qur’an.
- Musik Gamelan: Upaya sekolah dalam melestarikan seni musik tradisional Jawa.

Tak hanya itu, para guru di SDN Segaran juga berinisiatif menggagas program pengembangan bakat dan minat (Life Skills) yang relevan dengan perkembangan zaman, yaitu:
- Ekstra Komputer: Membekali siswa dengan literasi digital sejak dini.
- Bahasa Inggris: Mempersiapkan siswa agar mampu berkomunikasi di tingkat global.
Lokasi SDN Segaran terbilang sangat strategis dan prestisius. Berada di Desa Segaran, Kecamatan Tiris, sekolah ini merupakan “pintu masuk” utama menuju obyek wisata Ranu Segaran.
Nama wilayah ini semakin mencuat setelah pada tahun 2025 lalu sukses menjadi pusat pelaksanaan ajang internasional “Seven Lakes”. Keberadaan sekolah di kawasan wisata ini diharapkan mampu mencetak generasi muda lokal yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki keterampilan yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.
AF/ Red
