PAKUNIRAN – Pengurus MWC NU Pakuniran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama LAZISNU PCNU Kraksaan dan Pengurus LAZISNU Ranting se-Kecamatan Pakuniran pada Jum’at (24/7/2026).
Pertemuan ini berfokus pada evaluasi kinerja pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta langkah strategis dalam merevitalisasi pergerakan NU di tingkat basis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pakuniran, Hasan Zainuri, Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan, Gus H.Basid Badzali, serta pengurus LAZIS NU MWC dan UPZIS Ranting se-Kecamatan Pakuniran.
Camat Pakuniran Dorong Restrukturisasi dan Pembaharuan Pengurus
Dalam sambutannya, Camat Pakuniran, Hasan Zainuri, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus LAZISNU dalam membantu kedermawanan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya dorongan semangat baru agar gerakan LAZISNU di wilayah Pakuniran semakin aktif.

“Kami memohon support dan dukungan penuh dari LAZISNU dan UPZIS NU Kecamatan Pakuniran. Kegiatan harus segera bangkit. Salah satu solusinya adalah segera melakukan upgrade dan update kepengurusan, khususnya di 4 desa yang membutuhkan penyegaran,” tegas Hasan Zainuri.
Sementara itu, Ketua LAZISNU PCNU Kraksaan, Gus Bebe (panggilan, red) menegaskan pentingnya peran Ranting sebagai ujung tombak pergerakan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, kemandirian organisasi sangat bergantung pada optimalisasi Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) serta keaktifan Gerakan Koin NU.
“Ujung tombak pergerakan NU ada di Ranting, dan kunci kemandirian NU adalah UPZIS. Ranting yang benar-benar eksis bisa dilihat dari kelancaran Gerakan Koin NU-nya,” Tegas Gus Basit Badzali.
Dalam pengarahannya, ia juga menyampaikan beberapa poin penting untuk penguatan organisasi:
- Penguatan Kelembagaan: MWC NU harus menunjuk Wakil Ketua khusus yang bertugas menghidupkan dan mengawal lembaga-lembaga NU.
- Satu Komando: Seluruh pergerakan dan tata kelola arus keuangan Koin NU wajib berada dalam satu komando di bawah arahan
- Peningkatan Pemahaman : Seluruh pengurus NU diharapkan tidak hanya aktif secara administratif, tapi juga paham gagasan mendasar dan arah pergerakan NU.
- Keberkahan Gerakan : Keberhasilan Koin NU tidak semata-mata diukur dari nominal rupiah yang diperoleh, melainkan dari keberkahan dan dampak kegiatan ke-NU-an bagi masyarakat.
Bapak Amin Wahyudi memastikan akan melakukan evaluasi UPZIS
yang mengalami penurunan pendapatan atau vakum—seperti Desa Alas Pandan, Bucor Wetan, Gunggungan Kidul ,Blimbing dan Kedung sumur.
“LAZIS NU akan berkoordinasi dengan pengurus MWC NU untuk merencanakan agenda upgrading, dan penyegaran pengurus, hingga kegiatan studi tiru ke MWC NU lain yang telah sukses mengelola UPZIS Koin NU secara mandiri”. jelas Ketua LAZISNU
Sedangkan, bapak Ahmad Sutikno sebagai wakil Tanfidziah MWC NU Pakuniran berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh pengurus UPZIS Ranting se-Kecamatan Pakuniran dapat kembali bangkit dan membawa kemandirian bagi warga serta Jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Reporter : Syaiful Hq
Editor : Redaksi
Publisher : Ahmad Zaen
