Pakuniran,medianupakuniran.com — Semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam melantunkan sholawat senantiasa membungkus Aula Lantai 2 Kantor MWC NU Pakuniran. Kegiatan Majelis Sholawat Nariyah yang rutin digelar setiap Jumat Kliwon kembali berlangsung khidmat, pada momen ini pula kegiatan dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta syukuran Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jumat (21/8/2026).
Majelis Sholawat Nariyah (Masshonar) merupakan salah satu program unggulan organisasi yang dijalankan sebagai ikhtiar batin untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW di kalangan seluruh warga nahdliyin. Kegiatan yang dikemas secara sederhana namun penuh keberkahan ini melibatkan seluruh pengurus MWC NU, lembaga, badan otonom (Banom), hingga jajaran Ranting se-Kecamatan Pakuniran.

Rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat, dipandu oleh Ustadz H. Awad. Susunan kegiatan dimulai dengan pembacaan Tawassul kepada para Muassis NU, dilanjutkan dengan Tahlil, sambutan-sambutan dari KH. A. Muzammil (Mustasyar MWC NU Pakuniran) serta Bapak Hasan Zainuri (Camat Pakuniran), diikuti lantunan Sholawat Nabi secara bersama-sama, dan ditutup dengan doa bersama.
Dalam sambutannya, KH. A. Muzammil selaku Mustasyar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus MWC NU, Ranting, Lembaga, dan Banom atas keistikamahan dalam menghadiri Majelis Sholawat Nariyah setiap Jumat Kliwon.
“Dengan telah tuntasnya pembangunan Lantai 2 Kantor MWC NU Pakuniran, ke depannya kami berharap semua lembaga dan Banom dapat memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin untuk berbagai kegiatan organisasi,” harap KH. A. Muzammil.

Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran panitia rehabilitasi yang telah bekerja keras — menyumbangkan tenaga maupun pikiran, siang dan malam — hingga pembangunan lantai 2 kantor ini dapat diselesaikan dengan baik.
“Percayalah dan yakinlah bahwa perjuangan panitia pelaksana, pengurus MWC NU, Ranting, lembaga dan Banom, serta semua pihak yang terlibat akan dikenang dalam tinta sejarah NU Pakuniran. Namun yang paling penting, berkah dari para Muassis akan senantiasa mengalir terus untuk kita semua,” tutup KH. A. Muzammil dengan penuh haru.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh ukhuwah islamiyah serta menjadi pengingat bahwa kemajuan dan keberkahan hanya dapat diraih melalui kerja keras, kebersamaan, dan ketakwaan.
Reporter: Ahmad Zaen
Editor: Redaksi
Publisher: SyaifulHq
