![]()
Pakuniran (medianupakuniran.com) – Kegiatan Lailatul Ijtima’ yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pakuniran kembali menjadi momentum penting dalam menguatkan komitmen seluruh jajaran NU di wilayah Kecamatan Pakuniran. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan MWC NU, lembaga, badan otonom (Banom), dan seluruh ranting NU untuk terus berkhidmah di bawah panji Nahdlatul Ulama dan Umat, di bawah kepemimpinan Ketua Tanfidziyah MWC NU Pakuniran, Kiai. M. Qosimur Ridlo.
Dalam momentum tersebut, MWC NU Pakuniran juga mengambil langkah strategis dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kepanitiaan Rehab Pembangunan Kantor MWC NU Pakuniran, menyusul masih mangkraknya proses pembangunan kantor.


Ust Moh. Firdaus secara resmi ditunjuk sebagai Ketua Panitia Rehab, Ust Agus Mulyanto sebagai Sekertaris dan Ust Kurniadi sebagai Bendahara. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Kiai M. Faqih, Rois Syuriah MWC NU Pakuniran, didampingin oleh Mustasyar MWC NU Pakuniran KH Muzammil pada acara Lailatul Ijtima’ yang berlangsung di rumah Syuriyah Ranting NU Glagah, Ust. H. Junaidi, pada Rabu malam, 13 Januari 2026 pukul 22.00 WIB
Panitia Rehab langsung bergerak cepat. Tahap awal akan diawali dengan kegiatan kerja bakti pembersihan Kantor MWC NU Pakuniran pada Jumat, 16 Januari 2026. Sementara proses pembangunan fisik dijadwalkan mulai Senin, 19 Januari 2026, dengan Pak Urip, Dewan Pendekar PAC Pagar Nusa Pakuniran, sebagai kepala tukang.
Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026, sehingga pada tahun 2027 kantor tersebut sudah dapat digunakan sebagai pusat kegiatan NU, termasuk untuk agenda-agenda besar lima tahunan.


Adapun estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk rehab pembangunan kantor ini mencapai Rp426.000.000 (empat ratus dua puluh enam juta rupiah).
Dalam rangka memenuhi kebutuhan dana tersebut, panitia menempuh berbagai ikhtiar, di antaranya iuran rutin seluruh pengurus serta partisipasi seluruh anggota dan jamaah di bawah naungan MWC NU Pakuniran melalui program Khotmil Qur’an (arwah).
Panitia juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi, baik dalam bentuk dana, material, maupun tenaga.
Ketua Panitia Rehab, Moh. Firdus, menegaskan bahwa pembangunan kantor ini bukan hanya proyek fisik, tetapi bagian dari khidmah jam’iyah.
“Kantor MWC NU adalah rumah besar bagi seluruh warga NU Pakuniran. Kami berharap proses rehab ini menjadi amal jariyah bersama. Kami mohon dukungan dari seluruh jamaah dan para dermawan agar target pembangunan bisa tercapai tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, baik yang sudah maupun yang akan membantu. Semoga semua menjadi ladang pahala dan keberkahan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris MWC NU Pakuniran, Ust. Kurniadi, menegaskan bahwa pembentukan panitia merupakan bagian dari keseriusan pengurus dalam menuntaskan pembangunan kantor.
“Penyerahan SK kepada Ketua Panitia ini adalah bentuk komitmen MWC NU Pakuniran agar pembangunan kantor segera dilanjutkan dan tidak lagi mangkrak. Kami ingin kantor ini benar-benar menjadi pusat pelayanan dan gerakan NU di Pakuniran,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran NU dan masyarakat untuk ikut menyukseskan program ini.
“Kami mengajak seluruh pengurus, lembaga, Banom, serta masyarakat untuk bersama-sama mendukung. Dengan kebersamaan, insyaallah pembangunan ini bisa selesai sesuai target,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi Media Nu Pakuniran
Baca Juga:






