Pakuniran,medianupakuniran.com – Lembaga Amil Zakat Sedekah Nahdlatul ulama(LAZISNU) MWC Pakuniran terus berbenah untuk meningkatkan perolehan koin. Dengan bersinergi dengan semua pihak demi memberikan dampak dan manfaat nyata bagi umat, Sabtu (4/7/2026).
Koordinator LAZISNU MWC Pakuniran Bapak Amin Wahyudi saat dihubungi awak Media_NU menjelaskan perolehan koin menunjukkan dinamika yang cukup variatif diantara 17 ranting UPZIS. Pergerakan Koin NU masih terus berjalan. Meskipun dinamika naik-turun dalam perolehan adalah hal wajar dalam pengelolaan filantropi berbasis keumatan.
“Dari 17 UPZIS yang ada, peta keaktifannya dapat dikategorikan seperti, 9 Ranting Aktif (Tinggi/Konsisten): Sembilan desa ini menjadi motor utama perolehan Koin NU di Pakuniran, Ada 3 UPZIS Kurang Stabil perolehannya cenderung fluktuatif, kadang naik secara signifikan dan sebaliknya. Sedangkan, 5 UPZIS menjadi perhatian khusus karena program Koin NU belum berjalan optimal”. tegas Amin
Koordinator LAZISNU Pakuniran menambahkan bahwa menurunnya perolehan koin NU dipengaruhi banyak kendala. Kendala paling utama dan mendasar yang dihadapi oleh UPZIS Desa di Kecamatan Pakuniran adalah keterbatasan waktu para relawan atau petugas penjemput koin.
“Faktor ini menjadi pemicu utama mengapa ada UPZIS yang Stagnan. Mayoritas relawan merupakan pejuang NU bergerak sukarela. Dimana relawan mempunyai kesibukan pribadi dengan berbagai profesi. Ketika musim panen tiba atau kesibukan kerja sedang padat. Sehingga waktu untuk berkeliling terbatas. Akibatnya, jadwal penarikan yang seharusnya rutin setiap bulan menjadi tertunda”. Ujarnya
Amin mengatakan LAZISNU menjalankan strategi dengan memastikan UPZIS desa tidak bekerja sendiri. MWC Pakuniran hadir sebagai penyambung dawuh instruksi dan standarisasi dari PCNU. Menjadi pendamping yang siap memberi solusi praktis agar semangat khidmah relawan tetap membara dengan tata kelola profesional.

“Dengan memperkuat sinergi antara LAZISNU, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan. kita yakin gerakan Koin NU Pakuniran akan menjadi model kemandirian ekonomi umat yang transparan, kuat, Berdampak dan bermanfaat bagi umat.” tutup koordinator LAZISNU Pakuniran.
Reporter : Zaen Ft
Editor : Redaksi
Publisher : Saiful Hq
